Sastra Inggris, berarti bisa bahasa inggris?
Okay good morning everyone, have a nice day.
Okay ini kali pertama saya menulis blog lagi setelah vakum 2 tahun lamanya jadinya isi blogku pas saya baca sekarang kayak ngangenin tapi nggak bisa diulang hehew.
Okay tema kali ini adalah "Sastra Inggris itu apa sih?, terus kalo kita masuk sastra inggris berarti kita bisa bahasa inggris dong yah? Dan alasan saya masuk sastra inggris apa?"
Well, sastra itu luas. Sastra apapun itu mau sastra indonesia, sastra perancis, jepang, dan inggris intinya luas seluas jidad gue wkwk *jlebbb.
Sastra menurut gue, sastra itu membahas tentang sejarah, seni dan keindahan, analisis, dan lain sebagainya. Sastra Inggris sendiri tuh selama 3 semester yang saya lewati itu saya dapat ilmunya adalah di sastra inggris itu kita belajar soal sejarah sejak kapan bahasa inggris dibentuk, siapa pembentuknya, siapa penemu negaranya, dan bagaimana budaya-budaya di inggris zaman dahulu dan belajar ini tuh unik karena kita bisa tau soal teori-teori juga walaupun tidak diungkit sampai ke dalam-dalamnya, selain bahas sejarah kita juga belajar Linguistik, apa itu linguistik?
Linguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa atau ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objeknya. Selain belajar linguistik kita juga belajar Morphology, Phonology, syntax, semantic dan lain-lain dimana mempelajari soal bentuk-bentuk kata, asal keluarnya, kenapa begini dan kenapa begitu. Terus selain itu belajar apa saja? Di sastra inggris juga belajar basic kayak speaking, writing, listening, reading, dan di ke empat Mata Kuliah itu adalah yang biasa masuk dalam soal toefl atau ielts, dimana itu digunakan buat melanjutkan Pendidikan diluar negeri atau untuk melamar pekerjaaan, pokoknya lengkap deh.
Terus kalo ditanya prospek kerja sastra inggris itu apasih? Apa harus kerja dengan yang berhubungan bahasa inggris gitu?
Hmm, Prospek kerja sastra itu luas. Kamu bisa jadi apa saja sepanjang kamu mau berusaha dan mencari plus jika kamu berkompeten pasti deh banyak yang nyari kamu. Nggak harus selalu sih menurutku, nggak harus sampai menguasai sekali bahasa inggris baru bisa kerja, seniorku banyak kok yang ke terima kerja walaupun jauh berbeda dengan jurusannya. Tapi kalo kamu mau yang sesuai jurusan kamu sih bisa aja, kamu bisa jadi Tourist Guide, HRD di hotel, jadi guru lest private, jadi dosen atau apapun yang kamu mau. Intinya prospek Kerja Sastra itu Luas nggak mentok, jadi kamu nggak perlu takut kalo misalnya otak cuma pas-pasan dan pengen masuk sastra inggris. Yang jelas dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan.
Sejauh ini selama aku di sastra apa aja pengalaman yang ku dapat, hmm saya pernah berbincang-bincang sama bule, terus nonton drama-drama Zaman Daholoe yang diperankan anak zaman sekarang, misalnya Romeo and Juliet Karya William Shakespeare yang paling terkenal, terus juga saya sempat ngajar anak SMA semacam berbagi ilmu gitu dan sama-sama belajar, pokoknya seru deh. Dan pastinya ada suka dukanya, literally setiap jurusan apapun itu pasti ada suka dukanya, nggak mungkin hanya duka aja terus. So fun guys, jalani saja semua pasti ada hikmahnya hehew.
Terus menulis
BalasHapus