SUPERHIRO



Ada sesuatu yang tak bisa ku jelaskan, secara rinci. Intinya aku sedang menghayal, yah menghayal akan dapat memiliki ayah lagi, but bukan ayah dari orang lain. Aku menginginkan ayahku seorang yang tak bisa tergantikan , yang selalu jadi ayah terhebat di mataku. Ayah yang mempunyai berjuta-juta kekuatan dan kemampuan untuk membuatku bahagia. Dia yang selalu punya cara agar aku tak menangis dan rewel saat bersamanya, dan dia yang selalu memeluk hatiku tanpa jeda. Kadang di bawah akal sadarku, aku sering mencari-cari keberadaanya, mencari inci demi inci kemana dia dan apa yang sedang dia lakukan di tempat yang ia kunjungi.
Rindu ini seakan tak pernah sepi, tak pernah bisa tereja dengan doa-doa yang selalu ku lantunkan di setiap sujudku. Doa-doa yang selalu menjadi penguat kelemahan hatiku. Dalam setiap tidurku aku mengharapkan kehadirannya datang mengunjungiku sesekali, menanyakan kabarku, menanyakan bagaimana kondisi fisik dan mentalku tanpanya, dan menanyakan seperti apa anak perempuannya sekarang yang dulu amat dia sayangi, yang dia rawat dan dia besarkan dari bayi hingga umur 8 tahun.  Banyak hal yang membuatku rindu padanya, banyak sekali, mulai dari mataku yang selalu melihat teman-temanku di antar ke sekolah oleh ayahnya, anak-anak kecil yang di gendong di pundak ayahnya, anak-anak yang lain yang amat sangat dilindungi oleh ayahnya, diberi nasihat, yang di temani di setiap tumbuh kembangnya, yang diajar mengaji dan shalat oleh ayahnya. Yang di cium, penuh hangat dan kasih sayang, yang di beri kado spesial ketika ulang tahun, yang di teraktir ketika ayahnya habis gajian, itulah beberapa hal yang sering membuatku iri, dan berontak dalam batinku. Terkadang di kesunyian malam aku  menangis sebab aku ingin menyentuhnya, melihatnya dengan kasat mata. Banyak hal yang ingin ku ceritakan padanya, tapi apa daya tangan tak sampai. Betapa perihnya hatiku di tinggalnya, tak ada tempat pelarian untuk mengadu selain kepada ALLAH.
Andai dia masih ada di dunia yang penuh kesilauan ini, apakah dia tega melihat ibuku yang istrinya sendiri bekerja setengah mati, mengais rejeki, keringat yang bercucuran terlalu banyak, pundaknya mungkin amat berat memikul beban dari anak-anaknya. Yah itulah ibuku, dia yang tak pernah mengeluh, dia adalah single parent yang kuat yang punya cara jitu untuk selalu tetap kuat tampil di hadapan kami tanpa memperlihatkan betapa susahnya menjadi dirinya. Selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya baginya kebahagiaan anak-anaknya adalah no.1 yang harus dia prioritaskan. Yayayahhh ibuku superhiro sama seperti ayahku. Yang tak pernah kenal lelah mencari nafkah. Doakan aku bu, insya allah kelak ketika suksesku tiba akan ku bahagiakan dirimu, meski tak bisa membayar jasa-jasamu. Ridhoilah aku untuk mengejar cita-citaku. Wahai ibuku yang berhati lembut lagi mulia. Kau harus bahagia di masa tuaMu  bu. Jaga selalu kesehatanmu, ku doakan dikau panjang umur, banyak rejeki. Amiin !
Jangan pernah lelah ibuku sayang. Semoga surga kelak menjadi kado terindah ketika kau menghadap RABB-ku kelak, aaamiin Insya Allah J J J


Komentar